Tips Murah Merawat Kuku di Rumah


Kuku, merupakan salah satu bagian tubuh yang memiliki ukuran yang kecil dibandingkan bagian tubuh yang lain. Namun, seperti halnya bagian tubuh lain, kuku juga merupakan bagian tubuh yang harus diperhatikan dan dirawat. Bagi sebagian besar kaum hawa mungkin telah melakukan hal tersebut. Namun, banyak dari kaum laki-laki maupun sebagian kecil wanita yang masih acuh tak acuh terhadap perawatan kuku ini. Sebagian orang menganggap merawat dan mempercantik kuku adalah hal yang membuang-buang waktu dan bersifat “terlalu feminim”. Padahal, sebagai salah satu bagian tubuh, kuku pun harus dijaga kesehatannya.

Kuku tangan yang sehat normalnya tumbuh sekitar sepersepuluh milimeter setiap hari. Sedangkan, kuku kaki tumbuh sekitar satu setengah atau satu sepertiga kali dari laju pertumbuhan kuku tangan. Pertambahan usia dan penyakit akan menurunkan aliran darah ke tangan dan kaki sehingga dapat memperlambat pertumbuhan kuku. Pada negara dengan empat musim, kuku biasanya tumbuh lebih cepat di musim panas daripada di musim dingin.

Kuku yang sehat biasanya halus, licin dan tidak ada retakan atau bintik-bintik putih. Mereka akan terlihat seragam dan tidak tampak adanya perubahan warna apapun. Perubahan warna maupun bentuk pada kuku dapat mencerminkan kesehatan seseorang secara umum, seperti:


  • Kuku yang memisah, mengelupas, atau rapuh biasanya terjadi ketika tangan Anda sering terkena air, sabun, dan bahan kimia lainnya.
  • Perubahan warna pada kuku, misalnya:
    • Tanda putih kecil (leukonychia) yang sering muncul setelah luka ringan. Tanda ini mungkin berlangsung selama beberapa minggu atau bulan dan biasanya akan hilang sendiri.
    • Warna hitam yang muncul setelah kuku mengalami cedera. Warna hitam atau ungu-hitam ini disebabkan oleh darah di bawah kuku dan akan hilang bersama dengan sembuhnya cedera.
    • Perubahan warna hitam, coklat, atau ungu di bawah kuku yang tidak mengalami cedera dapat disebabkan oleh melanoma.
  • Perubahan bentuk atau tekstur kuku, yang mungkin terjadi karena berbagai alasan. Perubahan kuku, seperti pembentukan ridges merupakan keadaan yang normal dengan bertambahnya usia. Kuku yang tebal, rapuh, atau gelap lebih sering terjadi pada orang tua yang memiliki peredaran darah yang buruk.
  • Kuku yang tumbuh ke dalam (ingrown nail) sering disebabkan oleh sepatu yang kekecilan, pengguntingan kuku yang tidak tepat, ataupun keturunan. Kuku dapat tumbuh ke dalam kulit di sekitarnya dan menyebabkan rasa sakit, bengkak, dan infeksi.
  • Infeksi dan reaksi alergi.
  • Infeksi jamur pada kuku. Bentuknya bervariasi tergantung pada jenis jamur yang menginfeksi kuku atau lokasi infeksi.

Selain itu, masalah pada kuku juga bisa disebabkan oleh:


  • Cedera pada kuku.
  • Kebiasaan menggigit kuku, yang dapat menyebabkan ujung jari merah dan sakit serta perdarahan pada kutikula. Menggigit kuku juga meningkatkan kemungkinan infeksi bakteri di sekitar kuku dan di dalam mulut.
  • Efek samping obat-obatan, seperti kemoterapi dan obat-obatan anti malaria.
  • Penyakit kulit, seperti psoriasis atau eksim.
  • Pertumbuhan kulit, seperti kutil, kista, atau tahi lalat.
  • Penyakit lain, seperti penyakit Addison, penyakit arteri perifer, atau infeksi HIV.

Merawat kuku sendiri

Merawat kuku membutuhkan banyak usaha agar bisa mendapatkan kuku yang bagus. Tidak berarti harus mahal dengan melakukan perawatan di salon, merawat kuku juga dapat dilakukan di rumah. Supaya sehat, kuku harus dijaga kelembaban dan hidrasinya. Kebiasaan menggunakan minyak kutikula dan krim penguat kuku dapat membantu pertumbuhan kuku. Sementara, larutan dan peralatan rumah tangga dapat merusak kuku. Berikut adalah tips-tips cara merawat kuku sendiri di rumah untuk mendapatkan kuku yang sehat:

  • Oleskan krim pada tangan sepanjang hari. Dan pijat krim ke dalam kuku dan kutikula.
  • Pakai sarung tangan jika bekerja di kebun atau saat cuaca berubah dingin.
  • Kenakan sarung tangan karet berlapis katun atau sarung tangan plastik sekali pakai untuk melindungi tangan dari paparan terhadap air, deterjen, dan bahan kimia lainnya.
  • Gunting kuku tangan setiap minggu setelah mandi, ketika kuku lebih lunak. Perhatikan untuk tidak memotong kuku terlalu pendek dan menggunakan gunting kuku yang tajam untuk menggunting kuku. Kuku yang halus dan terawat cenderung jarang menjadi rusak.
  • Gunting kuku kaki setiap bulan setelah mandi. Gunting kuku dengan bentuk lurus dan meninggalkan kuku sedikit lebih panjang di bagian sudut kuku sehingga ujung kuku yang tajam tidak melukai masuk ke dalam kulit.
  • Lebih berhati-hatilah saat menggunting kuku bayi.
  • Hindari menggunting kutikula, karena pemotongan kecil di samping kuku dapat menyebabkan infeksi.
  • Jangan menggigit kuku.
  • Jika memakai cat kuku, bersihkan cat kuku sehari atau dua hari setiap minggu, supaya kuku dapat bernafas
  • Gunakan penghilang cat kuku jenis non-aseton. Penghilang cat kuku jenis aseton menghilangkan cat kuku dengan cepat, tapi akan mengeringkan kutikula. Sedangkan non-aseton membutuhkan waktu lebih lama untuk menghapus cat kuku, tapi tidak akan membuat kuku dan kutikula menjadi kering.
  • Tambahkan minyak kelapa atau minyak jarak sambil memijat kuku untuk memberi kilap pada kuku.
  • Sebelum melakukan manicure, celup kuku ke dalam secangkir air hangat dengan satu sendok jus lemon.
  • Masukkan ujung jari ke dalam setengah lemon dan putar jari bolak-balik untuk membersihkan kuku dan kutikula.

Untuk mencegah infeksi jamur kuku, dapat dilakukan tips-tips berikut:

  • Jaga kaki tetap bersih dan kering. Kaki yang kering cenderung jarang terinfeksi. Menabur bedak pada kaki dapat dilakukan jika dibutuhkan.
  • Kenakan kaus kaki yang bersih dan kering. Ganti kaus kaki setiap hari atau lebih sering jika telah basah.
  • Pakailah sepatu terbuka yang memungkinkan udara bisa bersirkulasi di sekitar kaki.
  • Kenakan sandal mandi ketika menggunakan kolam renang, spa, dan kamar mandi umum.
Selain perawatan dari luar, kuku yang sehat juga didapatkan dengan perawatan dari dalam tubuh. Minum banyak cairan dalam bentuk jus dan air putih baik untuk kesehatan kuku karena akan membantu memberi nutrisi dan hidrasi baik pada tubuh maupun kuku. Mengkonsumsi makanan kaya kalsium seperti almond, yogurt, susu, dan sebagainya juga baik untuk kuku. Selain itu, minum jus wortel juga bermanfaat untuk kesehatan kuku karena jus wortel adalah sumber fosfor dan kalsium yang membantu memperkuat kuku. Bagi Anda yang mempunyai masalah terhadap kuku kering dan rapuh sebaiknya meningkatkan asupan makanan seperti brokoli, aprikot, wortel, keju, dan makanan lain yang kaya akan vitamin A.


Jadi, masih malas dan merasa mahal dalam merawat kuku? Lakukan perawatan kuku sekarang dan dapatkan kuku sehatmu!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Isi pertanyaan atau testimoni seputar pengobatan kuku anda